Assalamualaikum wr wb
Buat siswa/i SMP/MTs yang nanti akan melaksanakan UN 2013 untuk mata pelajaran IPA-Biologi, saya menyarankan bagi kamu / kalian untuk membuka menu education pada tab atas blog ini. Disitu saya membuat rangkuman + soal latihan 40 soal. Walaupun yang kalian hadapi hanya 20 soal biologi tetapi soal yang saya buat di menu pendidikan, umumnya muncul ( model soalnya ). Saya harap itu dapat membantu. Semangat hadapi ujian, terus berdoa, jangan takut, dan tetap optimis !!!
Wassalamualaikum wr wb
Kumpulan Artikel Farmasi, Penyakit, Pengobatan, Tanaman Herbal, dan Materi Biologi, dan Fenomena Alam
Jumat, 19 April 2013
Tes Kemampuan Biologi 1
- Tumbuhan kaktus berdaun tebal dan sempit serta berlapis lilin, tujuannya ...
b. memperlambat penguapan air
c. meningkatkan proses penyerapan air
d. meningkatkan kemampuan fotosintesis
2. Di antara pernyataan berikut yang bukan adaptasi morfologi adalah ...
a. kaki katak memiliki selaput renang
b. bentuk tubuh ikan pipih panjang
c. anak rayap suka menjilati dubur rayap dewasa
d. tumbuhan xerofit berdaun teba;, sempit, dan berlapis lilin
3. Salah satu ciri tumbuhan yang beradaptasi dengan lingkungan yang lembab adalah...
a. berdaun tipis dan lebar
b. tak berdaun sama sekali
c. berakar panjang
d. sering menggugurkan daunnya
4. Pada orang yang hidup di daerah pegunungan tinggi, memiliki butir-butir darah merah yang lebih banyak , hal ini bertujuan ...
a. mengikat lebih banyak karbon dioksida
b. mempercepat pencernaan makanan
c. mengikat lebih banyak oksigen
d. mengeluarkan lebih banyak keringat
5. Pernyataan berikut yang merupakan adaptasi fisiologi pada hewan adalah ...
a. belalang memiliki mulut penggigit
b. karnivora memiliki gigi taring
c. herbivora memiliki enzim selulase
d. ikan paus muncul ke permukaan air untuk menghirup udara
SEMOGA BERMANFAAT
Kamus Biologi 1
1. Adaptasi Fisiologi : penyesuaian diri melalui fungsi alat-alat tubuhnya.
2. Adaptasi Morfologi : penyesuaian diri melalui bentuk tubuh dan alat tubuhnya.
3. Adaptasi tingkah laku ( Behavioral ) : penyesuaian diri berdasarkan perilaku pada makhluk hidup.
4. Daerah afotik : tempat dalam air yang tidak mendapat cahaya matahari, disebut juga daerah gelap.
5. Daerah fotik : tempat di dalam air yang masih mendapat cahaya matahari.
6. Fertilisasi : peristiwa peleburan antara sel kelamin jantan dan betina ( pembuahan ).
7. Gen : bagian dari kromosom yang mengendalikan sifat atau ciri suatu makhluk hidup.
8. Gurat sisi : indra pada ikan yang fungsinya mengetahui tekanan air.
9. Kromosom : bagian dari inti sel yang berbentuk benang, menebal pada waktu sel membelah.
10. Meiosis : Pembelahan sel dari satu sel induk terjadi 2 kali pembelahan berturut-turut sehingga berbentuk empat sel anak.
11. Mitosis : Proses pembelahan sel menjadi dua sel anak, sifat sel anak sama dengan sifat sel induk.
12. Osmoregulasi : pengaturan tekanan osmosis dalam tubuh makhluk hidup.
2. Adaptasi Morfologi : penyesuaian diri melalui bentuk tubuh dan alat tubuhnya.
3. Adaptasi tingkah laku ( Behavioral ) : penyesuaian diri berdasarkan perilaku pada makhluk hidup.
4. Daerah afotik : tempat dalam air yang tidak mendapat cahaya matahari, disebut juga daerah gelap.
5. Daerah fotik : tempat di dalam air yang masih mendapat cahaya matahari.
6. Fertilisasi : peristiwa peleburan antara sel kelamin jantan dan betina ( pembuahan ).
7. Gen : bagian dari kromosom yang mengendalikan sifat atau ciri suatu makhluk hidup.
8. Gurat sisi : indra pada ikan yang fungsinya mengetahui tekanan air.
9. Kromosom : bagian dari inti sel yang berbentuk benang, menebal pada waktu sel membelah.
10. Meiosis : Pembelahan sel dari satu sel induk terjadi 2 kali pembelahan berturut-turut sehingga berbentuk empat sel anak.
11. Mitosis : Proses pembelahan sel menjadi dua sel anak, sifat sel anak sama dengan sifat sel induk.
12. Osmoregulasi : pengaturan tekanan osmosis dalam tubuh makhluk hidup.
Bahasa Jepang : Nama Hewan
1. Paus : Kujira
2. Belut : Unagi
3. Ayam jantan : mendori
4. Ayam betina : ondori
5. Bebek / itik : ahiru
6. Biri-biri : hitsuji
7. Burung : tori
8. Burung gagak : karasu
9. Burung elang :Taka
2. Belut : Unagi
3. Ayam jantan : mendori
4. Ayam betina : ondori
5. Bebek / itik : ahiru
6. Biri-biri : hitsuji
7. Burung : tori
8. Burung gagak : karasu
9. Burung elang :Taka
Bahasa Jepang : Kalimat Umum
1. Kore wa nan desu ka ? ( Apakah ini ? )
2. Kore wa hon desu. ( ini buku )
3. Kore wa inu desu ( ini anjing )
4. Kore wa hana desu. ( ini bunga )
5. Are wa nan desu ka ? ( apakah itu )
6. Are wa ringo desu ( ini apel )
7. Hai, soo desu ( ya benar )
8. Kore wa jidoosha desu ka ? ( apakah ini mobil? )
9. Anata wa deko o ikimasu ka ? ( kemanakah anda pergi ? )
10. Watashi wa yuubinkyoku e ikimasu ( saya pergi ke kantor pos )
2. Kore wa hon desu. ( ini buku )
3. Kore wa inu desu ( ini anjing )
4. Kore wa hana desu. ( ini bunga )
5. Are wa nan desu ka ? ( apakah itu )
6. Are wa ringo desu ( ini apel )
7. Hai, soo desu ( ya benar )
8. Kore wa jidoosha desu ka ? ( apakah ini mobil? )
9. Anata wa deko o ikimasu ka ? ( kemanakah anda pergi ? )
10. Watashi wa yuubinkyoku e ikimasu ( saya pergi ke kantor pos )
Selasa, 16 April 2013
Soal Fisika SMP = Listrik Statis
1. Sepotong kawat dialiri listrik sebesar 2 A. Muatan yang melalui penampang kawat itu tiap menit adalah …
a.
100 C
b.
110 C
c.
115 C
d. 120 C
a. 2 ohm
b.
4 ohm
c.
6 ohm
d.
8 ohm
a.
315 A
b.
3,15 A
c.
31,5 A
d. 0,315 A
- Solusi :
W = V2 / R x t
R = ( 122 X 900 ) /3.600 =
144.1/4 = 36 ohm
Jadi, I = 12 / R + 2 = 12 / 36 + 2 = 12 / 38
= 0,315 A
Materi Korupsi
A.
Pengertian Korupsi
Korupsi
berasal dari bahasa latin corupto cartumpen yang berarti; busuk atau
rusak. Korupsi ialah prilaku buruk yang dilakukan pejabat publik secara tidak
wajar atau tidak legal untuk memparkaya diri sendiri. Dari segi hukum korupsi
mempunyai arti ; a. Melawan hukum b. Menyakahgunakan kekuasaan c. Memperkaya
diri d. Merugikan keuangan Negara. Menurut perspektif hukum, pengertian korupsi
secara gambling dijelaskan dalam UU No 31 tahun 2001 tentang pemberantasan
tindak pidana. Jadi bisa dikatakan, Korupsi yaitu
menyelewengkan kewajiban yang bukan hak kita. Titik ujung korupsi adalah kleptokrasi,
yang arti harafiahnya pemerintahan oleh para pencuri, dimana pura-pura bertindak jujur pun tidak
ada sama sekali.Dari sudut pandang hukum, tindak pidana korupsi secara garis besar mencangkup unsure-unsur sebagai berikut;
· Perbuatan melawan hukum
·
Penyalahgunaan kewenangan
· Merugikan keuangan Negara atau perekonomian
Negara
- Selain itu terdapat beberapa jenis tindak pidana korupsi yang lain, di antaranya:
- memberi atau menerima hadiah atau janji (penyuapan);
- penggelapan dalam jabatan;
- pemerasan dalam jabatan;
- ikut serta dalam pengadaan (bagi pegawai negeri/penyelenggara negara);
- menerima gratifikasi (bagi pegawai negeri/penyelenggara negara).
- Konsentrasi kekuasan di pengambil keputusan yang tidak bertanggung jawab langsung kepada rakyat, seperti yang sering terlihat di rezim-rezim yang bukan demokratik.
- Kurangnya transparansi di pengambilan keputusan pemerintah
- Kampanye-kampanye politik yang mahal, dengan pengeluaran lebih besar dari pendanaan politik yang normal.
- Proyek yang melibatkan uang rakyat dalam jumlah besar.
- Lingkungan tertutup yang mementingkan diri sendiri dan jaringan "teman lama".
- Lemahnya ketertiban hukum.
- Lemahnya profesi hukum.
- Kurangnya kebebasan berpendapat atau kebebasan media massa.
- Gaji pegawai pemerintah yang sangat kecil.
3. Bentuk-Bentuk Korupsi :
1.
Korupsi jalan pintas, yaitu korupsi dalam hal penggelapan uang negara,
perantara ekonomi dan politik, ektor
ekonomi, membayar untuk keuntungan politik
2.
Korupsi upeti, yaitu bentuk korupsi akibat jabatan strategis
3.
Korupsi kontrak yaitu korupsi dalam upaya mendapatkan proyek atau pasar
4.
Korupsi pemerasan, yaitu korupsi yang terkait dengan jaminan keamanan
dan urusan-urusan gejolak internal ataupun eksternal, pencantuman nama perwira
tinggi militer dalam dewan komisaris perusahaan bahkan pemerasan langsung dalam
perusahaan dengan alasan keamanan
4. Wilayah-Wilayah
Korupsi:
- Wilayah penegakan hukum
misalnya : keadilan yang
diperdagangkan, rendahnya anggaran pengadilan, campur tangan politik dan
lemahnya yuridikasi
- Wilayah partai politik
misalnya : sumbangan yang tidak
terpantau, uang pelicin dari pelaku dan tidak adanya kebijakan apapun dari
partai berkenaan dengan hal-hal yang berpeluang terjadinya korupsi
- Wilayah lembaga legislatif
misalnya : anggota DPR menerima
suap, anggota tidak punya kode etik, anggota DPR tidak mewakili pemilih dan
tidak adanya pengawasan terhadap anggota DPR
- Wilayah pemerintah daerah
misalnya : warisan korupsi dari
pemerintah pusat, eksekutif menyuap legislatif dan DPRD tidak dapat melakukan
supervisi kepada eksekutif
Langganan:
Postingan (Atom)